Oleh : Dede Siti Halimatus Sa’adah
A.
Definisi
a) Secara Bahasa, tawarikh adalah jamak dari kata tarikh yaitu masdar arakha
yang berarti tanggal. Huruf hamzah yang didalamnya dipermudah.
b) Secara Istilah, mengetahui waktu dimana kondisi
yang ditentukan tentang kelahiran, kematian, berbagai kejadian yang dialaminya
dan lain-lain.
B. Maksud pembahasan
Maksudnya yaitu, untuk mengetahui sejarah ataupun biografi kelahiran
perawi, tata cara mendengar dari guru-gurunya, kedatangan para perawi ke
beberapa negara dan meninggalnya.
C.
Urgensi dan manfaatnya
Mengetahui sejarah mereka adalah
cabang ilmu hadist yang sangat penting, begitu pula akan manfaatnya yaitu kita bisa mengetahui tentang tersambung dan terputusnya sanad
hadist. Sufyan ats-Tsauri berkata: ”Tatkala perawi berbuat dusta maka kita melakukan penelusuran tentang sejarah hidupnya”.
Pernah suatu kaum telah meriwayatkan dari kaum lain, lalu ditelusuri dalam
sejarah, ternyata kaum tersebut menerima riwayat setelah mereka meninggal beberapa
tahun yang lalu.
D.
Contoh-contoh fakta sejarah
1)
Pendapat yang shahih mengenai usia
Nabi Muhammad SAW. Sahabatnya yaitu
Abu Bakar dan Umar ra. adalah 63 tahun.
(1)
Rasulullah SAW
wafat pada waktu dhuha, hari Senin,
tanggal 12 Rabi’ul awal tahun
ke 11
H
(2)
Abu Bakar ra. wafat pada bulan Jumadil Ula, tahun ke
13 H
(3)
Umar ra. wafat pada bulan Dzulhijjah,
tahun ke 23 H
(4)
Utsman ra. terbunuh pada bulan Dzulhijjah,
tahun ke 35 H,
usianya 82 tahun,tetapi ada
yang mengatakan 90 tahun.
(5)
Ali ra. terbunuh pada bulan Ramadhan, tahun ke
40 H, usianya 63 tahun.
2)
Dua orang sahabat yang hidup 60 tahun pada masa jahiliyyah dan 60
tahun pada masa islam, serta meninggal
di Madinah pada tahun 54 H adalah:
1.
Hakim bin Hizam
2.
Hasan bin Tsabit
3)
Pemilik madzhab yang
memiliki pengikut:
a)
Nu’man bin Tsabit (80-150 H)
b)
Malik bin Anas (93-179 H)
c)
Muhammad bin idris (150-204 H)
d)
Ahmad bin Hanbal (164-241 H)
4)
Penyusun kitab-kitab rujukan
a)
Muhammad bin Ismail al-Bukhori (194-256 H)
b)
Muslim bin Hajaj an-Naisaburi (204-261 H)
c)
Abu Daud as-Sijistani (202-275 H)
d)
Abu Isa at-Tirmidzi (209-279 H)
e)
Ahmad bin Syu’aib (214-303 H)
f)
IbnuMajah al-Quzwani (207-275 H)
E.
Kitab-kitab popular
Ø Al-Wafayat,
karya Ibnu Zabr
Muhammad bin Ubaidillah ar-Rabi’i, ahli hadist dari kota Damaskus, wafat tahun
379 H. Beliau menyusun dua kitab sunan,
Ø Pemberi keterangan pada kitab terdahulu,
diantaranya al-Kittani, al-Akfani dan al-‘Iraqi, dan yang lainnya.
Sa’adah_Alkayyis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar